Apa itu gestun? Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai gestun, terutama untuk pemula. Anda akan memperoleh pemahaman yang jelas mengenai pengertian dan kegunaan gestun, serta keuntungan dan risikonya. Selain itu, artikel ini juga akan memberikan tips dan panduan tentang cara menggunakan jasa gestun secara aman dan efektif, sehingga Anda dapat membuat keputusan yang tepat mengenai penggunaan gestun.

Apa itu Gestun?

Apa itu gestun

Gestun adalah kependekan dari gesek tunai, yaitu sebuah praktik transaksi, seperti halnya double swipe dan surcharge. Secara sederhana, gestun adalah tindakan di mana nasabah menggunakan kartu kredit untuk membeli barang atau jasa di suatu toko, namun sebenarnya ia tidak menerima barang atau jasa tersebut. Sebaliknya, nasabah memperoleh uang tunai dengan membayar fee tertentu yang ditetapkan oleh toko.

Sedangkan menurut Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/11/PBI/2009, kartu kredit adalah alat pembayaran yang dapat digunakan untuk membayar kewajiban yang timbul dari suatu kegiatan ekonomi, termasuk pembelian barang atau jasa serta penarikan tunai. Namun, pembayaran atas kewajiban tersebut harus dipenuhi terlebih dahulu oleh pihak acquirer atau penerbit, dan pemegang kartu wajib membayar pada waktu yang disepakati, baik dengan cara pelunasan sekaligus atau pembayaran secara angsuran.

Perbedaan gesek tunai dan tarik tunai

Gesek tunai (gestun) dan tarik tunai adalah dua jenis transaksi yang berbeda dengan kartu kredit. Perbedaan utama antara keduanya adalah:

  1. Gesek tunai: Transaksi gesek tunai terjadi ketika nasabah kartu kredit mengunjungi sebuah toko atau merchant dan menggunakan kartu kreditnya untuk melakukan pembelian barang atau jasa. Namun, alih-alih menerima barang atau jasa, nasabah meminta merchant untuk menggesek kartu kreditnya dan memberikan uang tunai yang diambil sebuah mesin EDC atau Electronic Data Capture. Nasabah kemudian akan membayar bunga dan biaya transaksi yang dikenakan oleh bank atau lembaga keuangan terkait.
  2. Tarik tunai: Transaksi tarik tunai terjadi ketika nasabah menggunakan kartu kreditnya untuk mengambil uang tunai dari mesin ATM. Dalam hal ini, bank atau lembaga keuangan akan menarik biaya transaksi dan bunga yang lebih tinggi dari tarif yang dikenakan pada pembelian barang atau jasa.
Apa itu Gestun? Panduan bagi Pemula

Dalam kedua jenis transaksi ini, bunga dan biaya yang dikenakan pada kartu kredit akan langsung dihitung ke dalam saldo yang harus dibayar oleh nasabah pada tagihan bulanan mereka. Namun, tarik tunai cenderung lebih mahal daripada gesek tunai, karena biaya dan bunga yang lebih tinggi.

Cara Kerja Gestun

Ketika melakukan transaksi dengan kartu kredit dengan mesin EDC, biasanya akan dikenakan biaya surcharge atau fee sebesar 2 hingga 3,5 persen. Surcharge atau fee sendiri merupakan biaya tambahan yang diberlakukan oleh pedagang atau toko atas transaksi kartu kredit pada produk tertentu.

Biaya tambahan ini akan ditambahkan pada nominal harga pada mesin EDC, sehingga pemilik kartu kredit akan dikenakan nominal yang lebih besar daripada seharusnya. Sebagai contoh, ketika nasabah melakukan gestun untuk menarik uang tunai sebesar Rp 3 juta, maka akan dipotong biaya sebesar 3 persen, sehingga nasabah hanya akan mendapatkan uang sebesar Rp 2.910.000. Namun, jika nasabah melakukan tarik tunai di ATM, maka biaya tambahan tersebut akan dimasukkan ke dalam tagihan nasabah.

Mengapa orang Menggunakan Gestun?

Mengapa Orang Menggunakan Gestun?

Gestun merupakan pilihan bagi banyak orang karena ada beberapa alasan yang membuatnya lebih menguntungkan daripada metode pengambilan uang tunai lainnya. Berikut beberapa alasan mengapa orang menggunakan gestun:

Biaya Penarikan

biaya penarikan uang tunai melalui mesin EDC di kasir toko biasanya lebih murah daripada mengambil uang tunai di mesin ATM. Mesin EDC biasanya membebankan biaya tambahan sekitar 2-3%, sedangkan biaya di mesin ATM bisa lebih tinggi.

Limit Lebih Besar

Orang menggunakan gestun karena batas pengambilan uang tunai dengan kartu kredit di mesin ATM dibatasi jumlahnya. Hal ini mengharuskan nasabah melakukan beberapa kali pengambilan. Dalam hal ini, gestun memungkinkan nasabah untuk menarik uang tunai sebanyak batas limit kartu dalam satu kali transaksi.

Sistem Tagihan

Sistem tagihan pada gestun berbeda dengan tarik tunai di mesin ATM. Ketika menggunakan gestun di mesin EDC, biaya tambahan langsung dipotong dari uang tunai yang ditarik nasabah. Sedangkan pada tarik tunai di mesin ATM, biaya tambahan diakumulasikan dengan tagihan nasabah.

Bunga Kecil

Alasan orang menggunakan gestun adalah karena bunga dari transaksi gestun lebih kecil dibandingkan dengan tarik tunai di mesin ATM. Transaksi gestun dianggap sebagai transaksi ritel, sehingga bunga yang ditetapkan biasanya lebih rendah. Sebagai contoh, jika bank menerapkan bunga 2,95% untuk tarik tunai di mesin ATM, bunga yang ditetapkan untuk gestun bisa lebih rendah, sekitar 2,25%. Hal ini membuat gestun lebih hemat biaya bagi nasabah.

Kemudahan dan kecepatan proses transaksi

Proses gestun sangat cepat dan mudah karena nasabah hanya perlu memberikan kartu kredit dan tanda tangan. Hal ini dapat menghemat waktu dan membuat transaksi lebih efisien.

Dapat digunakan untuk keperluan mendesak atau darurat

Gestun dapat digunakan dalam situasi mendesak atau darurat ketika nasabah membutuhkan uang tunai dengan cepat dan tidak memiliki akses ke mesin ATM.

Cara Kerja Gestun

Cara Mencari dan Menggunakan Jasa Gestun

Sebelum menggunakan layanan gestun, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu, diantaranya:

  1. Pastikan Anda mengetahui batas limit kartu kredit Anda untuk pengambilan tunai, karena jumlah yang bisa diambil melalui gestun biasanya terbatas.
  2. Cari tahu jasa gestun terpercaya di sekitar Anda. Ada beberapa cara untuk mencari jasa gestun, seperti melalui internet, media sosial, atau tanya pada teman atau keluarga yang pernah menggunakan layanan ini sebelumnya. Pilih jasa gestun yang memiliki reputasi baik dan memiliki biaya yang wajar.

Setelah menemukan jasa gestun yang tepat, Anda bisa melakukan gestun dengan mudah. Pertama, berikan kartu kredit Anda kepada petugas gestun dan berikan informasi mengenai jumlah uang tunai yang ingin Anda tarik. Kemudian, petugas akan menggesek kartu kredit Anda pada mesin EDC dan memberikan uang tunai sesuai dengan permintaan Anda.

Sekarang ini, Kemunculan gestun online sebagai alternatif gestun konvensional atau gestun di toko-toko menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin membutuhkan kemudahan dan kenyamanan dalam melakukan transaksi keuangan tanpa harus keluar rumah. Hal ini juga dipicu oleh semakin pesatnya perkembangan teknologi dan penggunaan internet di Indonesia. Bagi Anda yang ingin lebih praktis, cepat, dan mudah dalam menggunakan jasa gestun, berikut kami rangkum panduan langkah-langkah untuk anda yang ingin menggunakan gestun untuk pertama kali nya:

1. Mencari penyedia jasa gestun online

Langkah pertama adalah mencari penyedia jasa gestun online yang terpercaya. Anda dapat mencarinya melalui mesin pencari dengan mengetikkan kata kunci seperti “jasa gestun online terpercaya”. Pastikan untuk membaca ulasan dan reputasi dari penyedia jasa tersebut sebelum memutuskan untuk menggunakan layanannya.

2. Mendaftar dan membuat akun

Setelah menemukan penyedia jasa gestun online yang sesuai, langkah selanjutnya adalah mendaftar dan membuat akun di situs web mereka. Anda akan diminta untuk memberikan informasi pribadi, seperti nama lengkap, alamat email, nomor telepon, dan nomor kartu kredit.

3. Memilih jenis layanan

Selanjutnya, pilih jenis layanan gestun yang diinginkan. Beberapa penyedia jasa gestun online menyediakan berbagai pilihan, seperti gestun kartu kredit atau gestun kartu debit. Pilih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.

4. Menentukan jumlah uang yang ingin ditarik

Setelah memilih jenis layanan, tentukan jumlah uang yang ingin Anda tarik. Pastikan bahwa jumlah tersebut tidak melebihi limit atau batas maksimal yang ditetapkan oleh penyedia jasa gestun.

5. Memasukkan informasi kartu kredit atau debit

Selanjutnya, masukkan informasi kartu kredit atau debit yang ingin digunakan untuk gestun. Pastikan bahwa informasi yang dimasukkan benar dan valid.

6. Memverifikasi transaksi

Sebelum transaksi gestun dilakukan, Anda akan diminta untuk memverifikasi transaksi dengan cara memasukkan kode verifikasi atau PIN. Pastikan untuk mengikuti instruksi yang diberikan dengan benar.

7. Menunggu proses transaksi

Setelah memverifikasi transaksi, tunggu beberapa saat hingga proses transaksi selesai dan uang tunai akan dikirimkan ke alamat yang telah Anda tentukan sebelumnya.

8. Menyelesaikan pembayaran

Setelah menerima uang tunai, pastikan untuk segera menyelesaikan pembayaran sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh penyedia jasa gestun online. Jangan lupa untuk membayar tepat waktu agar tidak terkena biaya keterlambatan atau penalti.

Dalam artikel ini, telah dijelaskan secara lengkap mengenai apa itu gestun, mulai dari pengertian hingga kegunaannya untuk mempermudah proses transaksi. Melalui jasa gestun, Anda dapat memperoleh keuntungan seperti biaya penarikan yang lebih rendah, batas pengambilan uang tunai yang lebih besar, dan proses transaksi yang lebih cepat dan mudah. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin mendapatkan kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan, jangan ragu untuk mencoba jasa gestun. Demikian artikel mengenai “Apa itu gestun? Panduan Lengkap untuk Pemula”, terima kasih dan sehat selalu, gestuners.