TIPS MENGGUNAKAN KARTU KREDIT

Saat ini ada banyak macam kartu kredit yang tersedia, tinggal bagaimana kriteria Anda memilih kartu kredit. Memahami cara penggunaan kartu kredit bukanlah sesuatu yang tabu dilakukan. Apalagi mengingat fungsi kartu kredit sebenarnya bisa untuk melancarkan perputaran keuangan ataupun bisnismu jika dilakukan secara bijak. Konsep awal dari kartu kredit sendiri sebenarnya adalah menyediakan kebutuhan uang yang diperlukan peminjam untuk mencapai suatu tujuan keuangan. Hanya saja memang tidak bisa ditampik, belakangan penggunaan kartu kredit lebih diarahkan untuk keperluan konsumtif yang membuat seseorang terlilit dalam perangkat terus berutang.

Padahal, kartu kredit justru bisa menjadi penyelamat keuangan. Bayangkan saja, ketika kamu punya banyak kartu debit, tapi tidak ada isi yang cukup, kebutuhan yang kamu perlukan menjadi tidak terpenuhi. Tapi ketika ada kartu kredit, kamu bisa memperoleh pinjaman jangka pendek dengan waktu sangat singkat tanpa proses berbelit.

Lantas bagaimana cara menggunakan kartu kredit? bagi Anda yang  baru memiliki kartu kredit. Melalui artikel ini akan dijelaskan tips menggunakan kartu kredit.

Cara Menggunakan Kartu Kredit

Kartu kredit mudah digunakan. Jika Anda pergi ke toko, misalnya, Anda mungkin diminta untuk memasukkan kartu Anda ke pembaca chip atau menggeseknya di kasir. Anda juga dapat menambahkan kartu Anda ke aplikasi dompet digital untuk pembayaran nirsentuh di toko. Saat berbelanja online, menggunakan kartu kredit Anda sama saja dengan memasukkan informasi kartu Anda, yaitu:

  • Nomor kartu Anda
  • Tanggal kedaluwarsa
  • Kode keamanan CVV kartu Anda, yang biasanya tercetak di bagian belakang

Saat Anda menggunakan kartu Anda untuk melakukan pembelian. Anatara pedagang, perusahaan kartu kredit, dan jaringan kartu (seperti Visa atau Mastercard) berkoordinasi untuk mengotorisasi dan memproses pembayaran. Semua ini dilakukan secara elektronik dan secara instan. Penting juga untuk menggunakan kartu kredit Anda dengan cara yang akan meningkatkan skor kredit Anda, dan tidak membebani Anda lebih dari yang diperlukan dalam hal bunga dan biayanya. 

Tips menggunakan kartu kredit yang benar

1. Pilih kartu kredit sesuai kebutuhan

Saat ini, ada beragam jenis kartu kredit yang bisa dipilih. Tiap jenis biasanya menawarkan intensif yang berbeda-beda. Dengan begitu, kamu bisa memilih kartu kredit berdasarkan keunggulan yang ditawarkan.

Sebagai contoh, kalau kamu suka melakukan perjalanan menggunakan pesawat, kamu bisa memilih kartu kredit penerbangan atau kartu kredit travel, seperti Citibank Citi PremierMiles. Kartu kredit travel umumnya memberikan intensif poin atas transaksi yang dilakukan, yang bisa ditukar dengan tiket penerbangan maupun fasilitas bandara.

Beda lagi kalau kamu adalah seorang ibu yang rutin belanja bulanan. Kartu kredit yang menawarkan beragam cashback dan promo di supermarket mungkin lebih dibutuhkan ketimbang kartu kredit travel.

2. Hindari menggunakan banyak kartu kredit

Sah-sah saja punya kartu kredit lebih dari satu. Namun, perlu diketahui untuk menikmati layanan kartu kredit, ada beragam biaya yang perlu ditanggung. Bukan cuma bunga, tapi juga biaya iuran tahunan, biaya keterlambatan, biaya cetak tagihan bulanan, dan sebagainya.

Artinya, jika punya lebih dari satu kartu kredit, biaya yang ditanggung pun jadi berlipat ganda.

Kalau tidak bisa mengontrol pengeluaran, punya banyak kartu kredit bisa berisiko tinggi. Bukan tak mungkin kamu jadi terpicu buat melakukan banyak pembelanjaan yang tak perlu dan berujung menumpuk banyak utang.

Jika sudah bermasalah dalam melunasi tagihan, siap-siap masuk blacklist Bank Indonesia atau punya skor kredit yang buruk di SLIK-OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan-Otoritas Jasa Keuangan). Dampaknya, saat butuh fasilitas pinjaman, seperti KPR (kredit pemilikan rumah), pengajuan pinjamanmu bakalan sulit disetujui.

3. Tutup kartu kredit yang tidak diperlukan

Daripada terus-terusan membayar iuran tahunan, lebih baik segera tutup kartu kredit yang tak digunakan. Jika sudah merasa yakin untuk menutup kartu kredit, ikutilah prosedur penutupan kartu kredit dari bank penerbit kartu kredit terkait.

Sebelumnya, pastikan dulu semua tagihan sudah terlunasi, termasuk iuran tahunan yang ditanggung. Sebaiknya, sisakan juga saldo tambahan pada kartu kredit untuk mengantisipasi biaya penutupan kartu kredit.

4. Sesuaikan limit kartu kredit sesuai kebutuhan

Umumnya, bank penerbit kartu kredit menawarkan kartu kredit dengan limit 2-3 kali gaji bulanan. Jadi, jika gajimu sebesar Rp 8 juta per bulan, kamu bisa mendapatkan kartu kredit dengan limit hingga Rp 16 juta.

Meski begitu, bukan berarti kamu jadi serta merta mengajukan kartu kredit dengan limit maksimal. Sebaiknya, tetapkan peruntukkan kartu kredit dan sesuaikan limitnya sesuai kebutuhan.

Sebagai contoh, kartu kredit yang kamu punya khusus diperuntukkan buat belanja bulanan atau kebutuhan rumah lainnya. Untuk itu, limit kartu kredit telah disesuaikan dengan perkiraan pengeluaranmu selama sebulan.

5. Gunakan untuk transaksi yang mampu kamu bayar

Telah disebutkan di awal bahwa kartu kredit bukanlah kartu utang, melainkan alat pembayaran. Ibaratnya, jika kamu tak mampu membelinya secara cash, artinya barang tersebut memang belum saatnya jadi milikmu.

Sebaliknya, memanfaatkan kartu kredit sebagai alat pembayaran berarti saat kamu bertransaksi kamu sudah menganggarkan dana untuk membayar tagihannya nanti. Cara ini ampuh menghindarkanmu dari tumpukan utang kartu kredit yang bisa mengancam kondisi keuangan.

6. Teliti saat bertransaksi

Begitu melihat banner besar bertuliskan “Cicilan 0%” atau “Diskon hingga 40%” di samping produk kesukaan, buru-buru bertransaksi tanpa pikir panjang. Apakah kamu pernah seperti itu?

Hati-hati, tak jeli membaca ketentuan promo atau penawaran toko, bisa bikin kebobolan.

Misalnya, kamu mau mencicil smartphone seharga Rp 10 juta dengan promo cicilan 0 persen. Sayangnya, kamu tak tahu kalau membeli barang dengan kartu kredit, sekalipun mencicil, limit kartu kredit akan terpotong senilai transaksi yang dilakukan. Alhasil, berhubung kamu tidak menyadari limit kartu kredit sudah mentok, kamu tetap menggunakan kartu kredit hingga terkena biaya over limit.

7. Hindari penggunaan kartu kredit melebihi limit

Berkaitan dengan poin sebelumnya, jika penggunaan kartu kredit melebihi limit yang dimiliki, kamu akan dikenakan biaya over limit yang tak sedikit.

Beberapa bank mematok biaya over limit mulai dari Rp 40 ribu hingga di atas Rp 150 ribu. Jika sudah begini, kamu jadi mengeluarkan banyak biaya yang tak perlu.

8. Hindari melakukan tarik tunai

Tarik tunai merupakan salah satu fitur kartu kredit yang tampak menggiurkan. Sebab, fasilitas ini memungkinkan kamu mengambil uang tunai dari mesin ATM, layaknya punya fasilitas pinjaman kilat yang bisa diambil kapan pun.

Sayangnya, di balik kemudahan yang ditawarkan, ada “harga” yang tak murah yang perlu dibayar. Pertama, bunga tarik tunai kartu kredit terhitung cukup tinggi, yakni 2,25 persen per bulan. Selain itu, kamu juga harus menanggung biaya tambahan sekitar 4-6 persen dari nilai tarik tunai yang dilakukan.

Belum lagi jika tagihan tak segera dibayar lunas, beban bunga yang besar ini akan terus berlipat dari waktu ke waktu.

9. Hindari membayar tagihan minimum

Memang, kartu kredit memberikan kemudahan nasabahnya melalui fitur pembayaran tagihan minimum atau 10 persen dari total tagihan. Jadi, jika nasabah belum memiliki uang untuk membayar tagihan secara penuh, ia bisa membayar cukup 10 persennya.

Tapi, cara pembayaran ini bikin kamu terkena bunga kartu kredit yang tak sedikit. Sebab, perhitungan bunga tidak dihitung berdasarkan sisa tagihan, namun berdasarkan nilai total transaksi utang.

10. Cek tagihan dengan teliti

Begitu tagihan kartu kredit diterima, baik via email maupun pos, cek jumlah tagihan yang harus kamu bayar. Selanjutnya, cek setiap transaksi yang tertera dan pastikan tak ada transaksi “siluman” yang muncul. Ini untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan kartu kredit tanpa sepengetahuanmu.

Setelah itu, perhatikan tanggal-tanggal penting yang tertera, seperti tanggal jatuh tempo. Jadwalkan pembayaran setidaknya 2-3 hari sebelum tanggal jatuh tempo biar tidak terkena denda keterlambatan. Ingat, lakukan pembayaran penuh jika tak ingin terkena biaya-biaya tambahan lain.

11. Jangan pinjamkan kartu kredit

Jangan biarkan kartu kredit berpindah tangan, sekalipun kepada orang terdekat. Sebab, bukan tak mungkin kartu kredit milikmu disalahgunakan hingga bikin tagihan membengkak. Bukan berarti kamu tak percaya atau tak sayang teman, tapi urusan uang dan utang lebih baik bermain aman.

Tak masalah kalau kamu berniat menolong, tapi sebaiknya lakukanlah transaksi kartu kredit olehmu sendiri. Jadi kartu kredit tak perlu sampai dipinjamkan.

Itulah beberapa tips menggunakan kartu kredit, semoga informasi dalam artikel ini dapat memudahkan Anda dalam menggunakan kartu kredit, dan Anda dapat menggunakannya secara bijak ya!

Baca juga artikel dan konten bermanfaat lainnya di Instagram Gestum Mantap, semoga bermanfaat. Terima kasih dan sehat selalu, Gestuners!